hudan

Setelah Engkau Pergi

Setelah kepergianmu, aku menuju jalan yang pernah kita lewati

Aku duduk di tangga yang pernah kau duduki, aku duduk di sana sendirian, membaca tulisan-tulisanmu, dan seolah-olah aku mendengarkan suaramu

Kurasakan engkau hadir dan duduk disisiku, berbicara denganku kata demi kata.

Aku tidak sedang membaca baris-baris huruf, tapi mendengar nada-nada cinta yang mengalir dari suaramu

Selama satu jam aku merasa tentram

Tenang, setenang bayi yang berhenti menangis karena mendengar lagu buaian

Aku mendengarmu memanggilku

Kata kata sayang yang engkau ucapkan dengan manis dan lembut itu bagai suara langit yang merasuk ke dalam sanubairku dan membuatku tersentak

Aku bangkit dan mencari dimana engkau berada

Tapi tak kutemui, engkau tak berada di sisiku

Ketika itulah aku sadar,

Saat-saat indah yang kita lalui dibawah langit yang benderang, di atas pantai yang elok

Diantara tangkai dan dahan pohon yang bersilangan ternyata itu semua telah berlalu

Tak ada yang tertinggal sedikitpun selain kenangan..

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: